Rilis: 2018, Tokyo
Tema Utama: Drama, College Life, Romance
Harga Asli: Rp 99.500
Umur: 15+
Halaman: 364 Hlm
Penerbit: Haru
Blurb:
Aku bertemu dengan Akiyoshi pada tahun pertama universitas. Dia gadis yang blakblakan, tidak disukai oleh teman-teman seangkatan, tetapi tulus dan polos. Idealisme dan antusiasmenya menyeretku untuk membuat sebuah klub rahasia bernama Moai.
Tiga tahun berlalu, Akiyoshi yang waktu itu berbincang denganku soal mimpi dan idealisme sudah tidak ada lagi. Moai menjadi sebuah kebohongan besar Akiyoshi karena klub itu tak lagi menjunjung tinggi idealisme, bergerak hanya untuk memuaskan ego para anggotanya.
Misiku adalah, menghancurkan untuk mengembalikan Moai ke sosoknya yang dulu.
Namun, bisakah aku melakukannya? Bagaimana caranya?
Menurut Gw:
Awalnya sih gw kira ini bakalan mirip sama "i want to eat your pancreas" karna emang authornya sama, dimana ceweknya mokad trus cowoknya mengenang masa lalu mereka gitu, ternyata enggak. Ceweknya gk mati, namun dianggap "mati". Jadi Kaede pernah deket sama Akiyoshi hingga akhirnya mereka buat klub bernama Moai. Dulu Akiyoshi adlh cewek yang menjunjung tinggi idealisme, polos, dan blak-blakan. Sementara Kaede adlh cowok pendiam yang tidak suka konflik. Awalnya klub mereka cuma buat seru-seruan aja dan gk punya tujuan yg jelas, hingga akhirnya banyak orang yg bergabung yg perlahan mengubah klub tersebut keluar dari idealismenya. Akiyoshi yg merupakan ketua klub pun mau tidak mau ikut berubah beriringan dengan berubahnya klub. Kaede yg tdk tahan lagi memutuskan utk keluar dan menghancurkan klub tersebut agar kembali menjadi Moai yg ia kenal.
Ceritanya sendiri banyak menggunakan kata kiasan utk menggambarkan perasaan dari si MC. Alurnya ceritanya cukup lambat, jadi mungkin akan bikin bosen bagi sebagian org. Dan menurut gw jg ceritanya agak monoton diawal, namun pas udah masuk pertengahan udah mulai seru sih. Tapi kalo kalian nggak serius baca dari awal, mungkin bakal banyak kelewat bagian penting sih kek gw.
Seperti judulnya, ini kisah yg cukup tragis sih. Dari awal hingga akhir menceritakan bagaimana hubungan mereka berdua yg awalnya indah menjadi suram. Oh ya di cerita ini juga mengangkat terkait persahabatan sih, jadi gk cuma romance doang. Apakah novel ini berakhir dengan happy ending? well, menurut gw sih lebih ke tragic ending. Tapi menurut gw ini tetep novel yg worth it utk dibaca, terutama bwt kalian yg sedang kuliah.
Jadi:
Kisah tragis antara dua orang ini menurut gw sangat menarik apalagi bagi gw yg kebetulan jg lagi kuliah. Cerita tentang organisasi, pekerjaan, pertemanan, masa depan, dan pengalaman semasa kuliah itu hal yang relate sih buat gw sekarang. Jadi buat kalian yang sekarang lagi kuliah dan mungkin sudah atau sedang cari pacar bisa banget sih baca novel ini.
Nilai:
8,5 / 10
Bagian Menarik:
- "Tidak ada seorang pun yang berkomentar waktu Moai masih menjunjung tinggi idealisme dan tidak mengganggu siapa pun. Organisasimu ini semakin besar dengan cara yang vulgar, menyebar ke sepenjuru kampus, dan para anggotamu mulai mengganggu orang lain, menganggap seisi kampus adalah milik kalian. Bukan cuma aku yang tidak suka pada Moai. Banyak orang yang terganggu dengan Moai. Di antara semua orang itu, ada salah satu yang mengambil tindakan. Sesederhana itu."
- "Yang seharusnya kau naiki, kan, bukan sepeda!"
Aku sempat bertanya-tanya bagaimana caranya membalas Tosuke yang bisa mengatakan hal seporno itu kepadaku. Namun, karena dia sudah memberitahuku soal kerja paruh waktu harian yang bagus dengan menggunakan koneksinya, aku pun memaafkannya.
- Sekali lagi aku ingin bertemu dengan-mu. Aku yang salah, aku yang lemah. Kemudian, aku yang berbeda denganmu ini. Aku bisa menerima itu sekarang. Berkat kau, aku pun ingin menjadi orang yang seperti itu.
0 Komentar